Isu lingkungan menjadi perhatian serius dalam agenda pembangunan global. Di Kabupaten Sambas, Bapperida mengambil langkah maju dengan mengimplementasikan tata kelola lingkungan berbasis data. Kepala Bapperida, Dr. Serli, mengungkapkan bahwa pemanfaatan big data dan teknologi informasi menjadi kunci untuk merumuskan kebijakan yang lebih akurat dan efektif dalam menjaga kelestarian lingkungan.
"Kami sedang mengembangkan sistem informasi geografis (SIG) yang terintegrasi untuk memantau kualitas air, tutupan lahan, potensi risiko bencana, dan keanekaragaman hayati," kata Dr. Serli. Data ini akan menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan yang lebih berwawasan lingkungan, termasuk penetapan zona konservasi, pengelolaan limbah, dan mitigasi dampak perubahan iklim. Dengan pendekatan berbasis bukti ini, Bapperida Sambas berkomitmen untuk memastikan pembangunan yang harmonis dengan alam, menjaga keseimbangan ekologis untuk generasi mendatang.
